Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-22 05:51:30【Sehat】822 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(19)
Artikel Terkait
- Kemnaker mulai buka pendaftaran peserta Magang Nasional Batch 2
- Gubernur minta kepala daerah tetapkan lokasi pembangunan SPPG 3T
- Kasus DBD di Jakbar jadi yang tertinggi di DKI
- Jenama perawatan kulit Bali berkomitmen kurangi limbah plastik
- BSI target nilai bisnis emas mencapai Rp100 triliun pada 2030
- Cegah penyakit, pencantuman label peringatan produk tinggi GGL didesak
- BGN wajibkan SPPG masak dengan air galon guna cegah keracunan
- Cegah penambahan populasi, KPKP Jakut targetkan sterilisasi 250 kucing
- BGN izinkan kembali operasional SPPG Sungai Lakam
- Yili Raih Dua IDF Dairy Innovation Awards di World Dairy Summit 2025
Resep Populer
Rekomendasi

Ekonomi TW

Konsumsi domestik naik, laba Unilever tumbuh menjadi Rp3,33 triliun

Dari lokal ke global, UMKM Indonesia BISA Ekspor (bagian 2)

HIPKA: Ekspor nonmigas tumbuh 8,96 persen tunjukkan minat global naik

Sinergi ekonomi syariah menyukseskan Makan Bergizi Gratis

Unilever tuntaskan lepas bisnis es krim Rp7 T ke Magnum di akhir 2025

Dinkes Serang latih seribu relawan SPPG guna jamin keamanan pangan MBG

Dinkes Serang latih seribu relawan SPPG guna jamin keamanan pangan MBG